Syarat Sahnya Pemberian Hak Tanggungan

Syarat Sahnya Pemberian Hak Tanggungan

Syarat Sahnya Pemberian Hak Tanggungan

Adapun ketentuan mengenai persyaratan untuk pemberian hak tanggungan yakni sebagai berikut:

  1. Menenuhi Asas Spesialitas

Salah satu syarat sahnya pemberian Hak Tanggungan adalah wajib mencantumkan hal-hal yang disebut dalam Pasal 11 ayat (1) UUHT seperti telah disinggung sebelumnya agar asas spesialitas terpenuhi, yaitu:

  1. Nama, dan identitas pemegang dan pemberi Hak Tanggungan.
  2. Domisili para pihak, dan apabila diantara mereka ada yang berdomisili di luar Indonesia, maka harus pula dicantumkan suatu domisili pilihan Indonesia, dan dalam hal domisili pilihan tersebut tidak di cantumkan, maka kantor PPAT tempat pembuatan APHT dianggap sebagai yang dipilih.
  3. Penunjukkan secara jelas hutang atau hutang-hutang yang dijamin sebagaimana dimaksud dalam Pasal 3 dan Pasal 10 ayat (1).
  4. Nilai tanggungan.
  5. Uraian yang jelas mengenai objek Hak Tanggungan
  6. Memenuhi asas Publisitas

Disamping asas spesialitas, juga wajib memenuhi syarat asas publisitas yang menurut ketentuan Pasal 13 ayat (1) UUHT, pemberian Hak Tanggungan wajib di daftarkn pada Kantor Pertanahan. kemudian selambat-lambatnya 7 (tujuh) hari kerja setelah penandatanganan APHT sebagaimana dimaksud dalam Pasal 10 ayat (2), PPAT wajib mengirimkan APHT yang bersangkutan dan warkah lain yang diperlukan kepada Kantor Pertanahan (Pasal 13 (2)). Selanjutnya pendaftaran Hak Tanggungan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 13 ayat (1) UUHT dilakukan oleh Kantor Pertanahan dengan cara (ayat 3):

  1. Membuatkan buku tanah Hak Tanggungan.

sumber :

https://rhydianroberts.com/sd-maid-pro-apk/