Sebagian besar pelaku pembegalan mengincar pengendara sepeda motor yang sendirian

Sebagian besar pelaku pembegalan mengincar pengendara sepeda motor yang sendirian

      Bila berpergian keluar rumah, usahakan agar tidak sendirian. Bersama orang lain dalam satu kendaraan jauh lebih baik, dan bisa jadi memberikan pertimbangan berbeda pada pelaku pembegalan untuk membegal. Seandainya sendiripun, ketika berada di jalan-jalan sepi, usahakan sebisa mungkin agar ada satu atau dua pengendara lain yang berjalan pada arah yang sama dengan kita. Setidaknya ada ada orang yang bersama dengan kita.

  1. Seringkali pelaku pembegalan menggunakan senjata tajam atau senjata api

     Ini adalah salah satu hal yang paling sulit untuk diantisipasi, karena jika kita membekali diri juga dengan hal yang demikian (senjata api dan senjata tajam), bisa jadi malah kita yang bisa terkena masalah bila ada razia oleh polisi. Maka tidak dianjurkan untuk membawa alat-alat yang mampu membahayakan diri kita dan orang lain. Lalu bagaimana caranya? Gunakan alat pengaman yang lengkap dan standard. Misalnya Helm standar SNI, kevlar anti peluru bila perlu, celana panjang, dsb.

  1. Pelaku pembegalan menyamar sebagai orang yang meminta pertolongan di jalan-jalan yang sepi

     Ini adalah sesuatu yang bisa jadi agak sulit bagi kita, dimana nurani dan akal kita diuji. Sesungguhnya banyak motif yang digunakan oleh para pelaku pembegal, tapi motif ini (menyamar) seringkali digunakan. Terbukti dari berita-berita di tv.
Menolong sesama manusia sesungguhnya sudah menjadi tugas kita di dunia sebagai makhluk sosial, yakni memanusiakan manusia (contoh: menolong). Tapi dalam kasus ini, kita harus tetap siaga. Bila mana di tengah jalan yang sepi dan gelap, anda menemukan ada orang yang tampaknya meminta pertolongan (misalnya, motornya mogok), mau membantu atau tidak – itu adalah hak kita. Tapi kembalik saya katakan, kewajiban kita adalah siaga!
Bukan hanya ‘menyamar’ sebagai orang yang minta bantuan, sesungguhnya masih banyak lagi motif yang pelaku gunakan. Misalnya : Meminta diantar ke suatu tempat, sepeda motor mogok lalu minta di antar ke bengkel, menanyakan alamat, dsb. Tetap siaga!

Sumber :

https://ironmanfactory.com/zahir-tak-hanya-layani-aplikasi-akuntansi-tapi-sales-hingga-inventory/