Ratusan orang antre jelang peluncuran iPhone di Singapura

Ratusan orang antre jelang peluncuran iPhone di Singapura

Ratusan orang antre jelang peluncuran iPhone di Singapura

Sehari menjelang peluncuran iPhone terbaru pada Jumat (21/9), sekitar 250 orang dilaporkan mengantre di depan Apple Store yang berlokasi di Orchard Road, Singapura.

Dikutip dari Straits Time, Kamis, konsumen berbaris di luar Apple Store untuk mendapatkan iPhone XS dan XS Max.

Setiap orang, yang dibatasi membeli dua ponsel, diberi gelang yang memungkinkan mereka untuk meninggalkan antrean dan kembali dalam 30 menit untuk mempertahankan tempat dalam antrean.

Salah satu pengguna iPhone, Le Thang (20) rela terbang ke Singapura dari Vietnam mengantre demi peluncuran iPhone terbaru tersebut. Dia tiba di Apple Store jam 6 pagi, dan berencana untuk membeli dua ponsel iPhone XS Max — satu untuk dirinya sendiri, satu lagi untuk temannya.

“Saya antre setiap tahun untuk iPhone, tetapi ini pertama kalinya saya No.1

(dalam antrean). Saya sangat senang,” kata Le Thang, yang merupakan seorang mahasiswa, yang akan kembali ke Vietnam pada Jumat malam.

Saudara perempuannya To Phuong (28) berada di urutan kedua. Dia terbang dari Vietnam pagi ini dan bergabung dengan antrean untuk mendapatkan dua ponsel iPhone XS Max — untuk dirinya dan ibunya.

Keduanya adalah bagian dari 44 orang anggota Dat Cay Da, komunitas penggemar iPhone, yang terbang ke Vietnam untuk membeli ponsel.

Anggota komunitas tersebut mengisi beberapa baris pertama di antrean

, dengan beberapa dari mereka masih membawa koper.

Warga Singapura Haikal Putra (22) yang mengantre di antara orang-orang Vietnam, mengatakan dia adalah orang pertama yang tiba di Apple Store pada pukul 01.30 waktu setempat, namun tidak berhasil di urutan No.1 karena “keributan” saat antrean resmi dibentuk.

Dia mengaku sudah memesan dua ponsel iPhone XS Max secara online

, namun memutuskan untuk bergabung dengan antrean untuk mendapatkan dua lagi. Ini adalah pertama kalinya dia mengantre dan dia berharap untuk menjadi yang pertama dalam antrean.

“Saya menyimpan satu ponsel untuk saya sendiri dan menjual tiga ponsel lainnya untuk mendapatkan keuntungan,” kata Haikal.

 

sumber :

http://linux.blog.gunadarma.ac.id/2020/05/18/seva-mobil-bekas/