Mortalitas Dan Morbiditas

Mortalitas Dan Morbiditas

Mortalitas Dan Morbiditas

MORTALITAS
Mortalitas diartikan sebagai kematian yang terjadi pada anggota penduduk, tentunya mortalitas / kematian hanya terjadi satu kali kepada setiap orang. Meskipun demikian, seiring dengan semakin majunnya ilmu kedokteran, terkadang sulit untuk membedakan keadaan mati dan hidup secara klinik.

MORBIDITAS

Morbiditas dalam arti sempit dimaksudkan sebagai peristiwa sakit atau kesakitan, sedangkan dalam arti luas morbiditas mempunyai pengertian yang jauh lebih kompleks, tidak saja terbatas pada statistic atau ukuran tentang peristiwa-peristiiwa tersebut, tetapi juga factor yang memengaruhinnya (determinant factors), seperti factor social, ekonomi, dan budaya.
Menurut konsepnya, terdapat tiga keadaan vital, yang masing-masing saling bersifat mutually exclusive. Artinya keadaan yang satu tidak mungkin terjadi bersamaan dengan salah satu keadaan lainnya. Tiga keadaan tersebut adalah, lahir mati, lahir hidup, dan mati.
Menurut Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) dan WHO, definisi dari ketiga hal tersebut adalah sebagai berikut:
Lahir Hidup (live Birth) adalah peristiwa keluarnnya hasil konsepsi dari Rahim seorang ibu secara lengkap tanpa memandang lamannya kehamilan, dan setelah perpisahan tersebut terjadi, hasil konsepsi Bernapas dan mempunyai tanda-tanda hidup lainnya, seperti denyut jantung, denyut tali pusat, atau gerakan-gerakan otot, tanpa memandang apakah tali pusat sudah di potong apa belum.
Lahir mati (fetal death) adalah peristiwa menghilangnya tanda-tanda kehidupan dari hasil konsepsi sebelum hasil konsepsi tersebut dikeluarkan dari Rahim ibunya. Dari definisi mati dan hidup di atas maka lahir mati tidak dimasukan dalam pengertian mati maupun hidup.

Mati (death) adalah keadaan menghilangnya semua tanda-tanda kehidupan secara permanen, yang bisa terjadi setiap saat setelah kelahiran hidup. Menurut definisi tersebut, keadaan “mati” hanya bisa terjadi sesudah terjadi kelahiran hidup. Oleh karena itu, keadaan mati selalu didahului dengan keadaan hidup. Dengan kata lain, mati tidak pernah ada kalau tidak ada hidup, sedangkan hidup selalu dimulai dengan lahir hidup.

Tingginya angka mortalitas (kematian) dan morbiditas (kesakitan) yang disebabkan oleh penyakit yang tidak menular, termasuk dalam kategori ini adalah penyakit yang disebabkan oleh faktor genetik dan gaya hidup menjadi fenomena saat ini. Menurut World Health Organization (WHO, 2008) penyakit yang tidak menular menyumbang mortalitas terbesar di dunia, ada 4 yakni penyakit kardiovaskuler (jantung, stroke, dan sejenisnya), kanker, diabetes, dan penyakit pernafasan kronis.