Mengajari anak agar senantiasa taat kepada para ulama dan pemimpin

Mengajari anak agar senantiasa taat kepada para ulama dan pemimpin

Sebagai orang tua yang baik, Islam juga menganjurkan kepada Ayah dan Ibu untuk mencintai ulama dan para pemimpin. Karena sesungguhnya ulama adalah pewaris nabi. Nabi tidak mewariskan berupa uang (Dirham / Dinar) kepada kita semua. Akan tetapi Bliau mewariskan ilmu. Maka barang siapa yang ingin mendapatkan ilmu maka ia harus mendekatkan diri kepada para ulama. Patuh dan taat kepada ulama.  Orang tua hendaknya mendorong putra – putrinya untuk dekat para ulama. Mereka akan mendapatkan ilmu dan keberkahan dalam hidup ini. Terakhir, ajarilah mereka agar taat kepada para pemimpin khususnya pemimpin yang adil, selalu menjalankan syariat, menjadi panutan masyarakat dan melindungi segenap masuarakatnya semua.

Latar Belakang
Tidak dapat diragukan lagi. Bahwa sejak anak manusia yang pertama lahir ke dunia, telah ada dilakukan usaha-usaha pendidikan; manusia telah berusaha mendidik anak-anaknya, kendatipun dalam cara yang sangat sederhana. Demikian pula semenjak manusia bergaul, telah ada usaha – usaha dari orang – orang yang lebih mampu dalam hal – hal tertentu untuk memmpenagruhi orang –orang lain, teman bergaul mereka, untuk kepentingan kemajuan orang-orang berasangkuatan itu. Dari uraian ini jelaslah kiranya, bahwa masalah pendidikan adalah masalahnya setiap orang dari dulu hingga sekarang, dan waktu-waktu yang akan dating.
Adalah keharusan bagi setiap pendidik yang bertanggung jawab, bahwa ia dalam melaksanakan tugasnya harus berbuat dalam cara yang sesuai dengan “keadaan” si anak didik. Psikologi adalah ilmu pengetahuan yang berusaha memahami sesama manusia, dengan tujuan untuk dapat memperlakukannya dengan lebih tepat.
Oleh karena itu pengetahuan mengenai psikologi anak didik dalam proses pendidikan adalah hal yang perlu dan penting bagi setiap pendidik; sehingga seharusnya adalah kebutuhan setiap pendidik untuk mengetahui pengetahuan mengenai psikologi pendidikan. Mengingat setiap orang pada suatu saat tentu melakukan kegiatan mendidik, maka pada hakikatnya psikologi pendidikan itu dibutuhkan setiap orang.
Kenyataan bahwa pada saat ini hanya para pendidik professional saja yang mempelajari psikologi pendidikan, hal ini bukanlah hal yang dapat dipandang selayaknya. Sebagai seorang pendidik, sudah selayaknya kita mengetahui aspek psikologi ini dalam pembelajaran. Karena dari psikologi ini lah tahap awal kita mendidik siswa untuk ruang lingkup kecerdasannya maupun emosionalnya. Harapannya dengan psikologi pendidik bukan hanya sekedar melaksanakan pekerjaannya saja sebagai tenaga pendidikan tapi lebih dari itu pendidik dapat mendidik siswanya mengatasi masalah-masalah belajar yang terjadi dengan psikologi
Mengingat betapa pentingnya peranan psikologi dalam dunia pendidikan, maka penulis mencoba mengangkat tema ini sebagai pemenuhan tugas akhir semester matakuliah Landasan Ilmiah Ilmu Pendidikan dengan judul “Kontribusi Psikologi dalam Pendidikan”.

https://haciati.co/kidu-a-relentless-quest-apk/