KONSEPSI WAWASAN NUSANTARA

KONSEPSI WAWASAN NUSANTARA

KONSEPSI WAWASAN NUSANTARA

1. KONSEPSI DALAM ASPEK SEJARAH

Perkembangan bangsa Indonesia dari tinjauan aspek sejarah dapat dikelompokkan dalam beberapa kelompok yaitu jaman perintis, jaman penegas dan jaman pendobrak. Jaman perintis (1908) ditandai dengan adanya Pergerakan Nasional Budi Utomo. Jaman Penegas (1928) ditandai dengan ikrar sumpah pemuda. Sedangkan jaman pendobrak (1945) ditandai dengan Proklamasi Kemerdekaan.

2. KONSEPSI DALAM ASPEK GEOGRAFIS DAN DEMOGRAFI

Indonesia merupakan negara kepulauan yang sangat luas dari sabang hingga merauke. Pulau-pulau membentang dari barat ke timur yaitu dari Pulau Rondo (Nanggroe Aceh Darussalam) sampai dengan Papua dan dari utara ke selatan yaitu dari Pulau Miangas (Sulawesi Utara) sampai ke Pulau Dana (Nusa Tenggara Timur).

Wilayah darat, laut, dan udara Indonesia merupakan suatu kesatuan yang utuh dan tidak dapat dipisah-pisahkan. Kesatuan wilayah tersebut disebut dengan Tanah Air. Secara umum kondisi geografis Indonesia meliputi:

  • Indonesia adalah negara maritim yang dua per tiga wilayahnya adalah lautan dan satu per tiganya adalah wilayah daratan.
  • Indonesia adalah negara kepulauan dengan jumlah pulau kurang lebih adalah 17.508 pulau.
  • Jarak dari wilayah utara ke selatan adalah 1.888 km dan jarak dari wilayah timur ke barat adalah 5.110 km.
  • Luas wilayah negara Indonesia adalah 5.192 juta km persegi yang terdiri dari luas daratan 2.027 juta km persegi dan luas lautan 3.166 juta km persegi.
  • Indonesia terletak di antara dua benua yaitu Benua Asia dan Benua Australia.
  • Indonesia terletak di antara dua samudera yaitu Samudera Hindia dan Samudera Pasifik.
  • Indonesia terletak di bawah orbit Geostatioriory Satellite Orbit (GSO).

3. KONSEPSI DALAM ASPEK GEOPOLITIK DAN KEPENTINGAN SOCIAL

Geopolitik adalah pengetahuan mengenai segala sesuatu yang berhubungan kepentingan penyelenggaraan pemerintahan dengan memanfaatkan kondisi geografis suatu negara. Jadi, ilmu geopolitik mempelajari fenomena atau isu politik dari aspek geografi. Untuk menentukan setiap kebijakan nasional geopolitik akan memperhatikan pertimbangan kondisi geografi suatu negara.

Wawasan nusantara sebagai geopolitik pertama kali disampaikan oleh Ir. Soekarno dalam pidatonya di sidang BPUPKI tanggal 1 Juni 1945. Geopolitik bagi bangsa Indonesia merupakan suatu pandangan yang baru untuk mempertimbangkan faktor geofrafis dan demografi wilayah Indonesia untuk mencapai tujuan dan cita-cita nasional sesuai dengan nilai-nilai pancasila.

Wawasan nusantara digunakan untuk mencapai tujuan nasional dalam pembukaan UUD 1945 dan visi nasional dalam ketetapan MPR No VII/MPR/2001 tentang visi Indonesia masa depan. Isi dari Tap MPR tersebut adalah terwujudnya masyarakat Indonesia yang religius, manusiawi, bersatu, demokratis, adil, sejahtera, maju, mandiri, serta baik dan bersih dalam penyelenggaraan negara.

Wawasan nusantara sebagai geopolitik Indonesia diwujudkan dalam politik luar negeri yang dianut oleh negara Indonesia yaitu politik luar negeri bebas aktif. Segala wujud sistem politik yang berada di dalam atau luar wilayah Indonesia dilakukan berdasarkan pada konsepsi wawasan nusantara yang berpedoman terhadap nilai-nilai pancasila.

4. KONSEPSI DALAM ASPEK GEOSTRATEGIS

Geostrategi adalah strategi untuk memanfaatkan kondisi lingkungan sebagai upaya untuk mewujudkan cita-cita dan tujuan nasional. Geostrategi Indonesia adalah strategi yang memanfaatkan kondisi demografi dan geografi negara Indonesia dalam menentukan segala kebijakan, kegiatan, dan sarana-sarana untuk mencapai tujuan dan cita-cita bangsa Indonesia.

Proses pembangunan nasional merupakan seluruh kegiatan atau aktivitas yang dilakukan pemerintah yang meliputi pembangunan fisik, sikap mental masyarakat dan peningkatan proses pemikiran bagi seluruh rakyat untuk mencapai tujuan nasional. Proses pembangunan dalam hal tersebut berkaitan dengan wawasan nusantara sebagai geostrategi Indonesia.

Wawasan nusantara sebagai geostrategi Indonesia diwujudkan dalam konsep ketahanan nasional. Ketahanan nasional diimplementasikan dalam wujud kesatuan, ideologi, politik, ekonomi, sosial budaya, pertahanan dan keamanan. Sebagai geostrategi Indonesia berarti bangsa Indonesia akan mempertahankan wujud kemaritiman negara dengan menjamin kedaulatan wilayah dari ancaman.


Baca Juga :