Hubungan Hukum Pidana dengan ilmu lain

Hubungan Hukum Pidana dengan ilmu lain

1)      Krimonologi

Hubungan  dengan hukum pidana, kriminologi maupun hukum pidana memiliki hukum yang sejajar sebagai bagian dari ilmu pengetahuan. Penanggulangan kejahatan melalui hukum pidanatidak semata mata mengandalkan doktrin atau teori dalam hukum pidana sendiri, tetapi juga memperhatikan kajian dalam kriminologi khususnya mengenai kejahatan. Sebab kriminologi di gunakan untuk memberi petunjuk bagaimana masyarakat dapat menanggulangi dan menghindari kejahatan dengan hasil baik. Maka dengan demikian dapat ditentukan secara tepat pula kapan hukum pidana harus di gunakan untuk menanggulangi kejahatan tersebut, kriminologi juga memberikan konstribusinya dalam menentukan ruang lingkup kejahatan atau perilaku yang dapat dihukum.

2)      Filsafat

Hubungan dengan hukum pidana, filsafat lebih kepada mengadaan analisis dan sistematis kaidah-kaidah hukum pidanauntuk kepentingan penerapan yang benar. Ilmu filsafat juga berusaha untuk menemukan asas-asas hukum pidana yang menjadi dasar dari hukum pidana positif, yang kemudian menjadi patokan bagi perumusan serta penyusunan secara sistematis

3)      Politik

Hubungan dengan hukum pidana, hukum pada dasarnya produk dari politik, politik juga meneliti perubahan-perubahan apa yang harus diadakan dalam hukum positif, supaya sesuai dengan kenyataan sosial. Dan meneruskan perkembangan hukum dengan berusaha menghilangkan ketegangan antara “hukum positif” dengan “sosial reality”. Politik hukum membuat sesuatu “ius contiendum dan  berusaha agar “ius contitutum” baru. Selain itu pula politik juga membuat bagaimana hukum pidanan dapat dirumuskan dengan bai dan memberikan pedoman kepada pembuat undang undang (kebijakan legislative). Kebijakan aplikasi (kebijakan yudikatife) dan pelaksana hukum pidana( bebjakan eksekutife)

4)      Sosiologi

Hubungan dengan hukum pidana, memusatkan perhatian pada sebab-sebab timbulnya peraturan-peraturan pidana tertentu dan ,encari cara-cara untuk memberantasnya

BAB III

PENUTUP

3.1  Kesimpulan

Hukum pidana yaitu hukum yang mengatur tentang pelanggaran-pelanggaran dan kejahatan-kejahatan terhadap kepentingan umum,perbuatan mana yang di ancam dengan hukuman yang merupakan suatu penderitaan atau siksaan. Adapun fungsi dari hukum pidana untuk memcegah kejahatan yang berlaku di negara indonesia,karena maraknya kejahatan di era globalisasi sekarang,adapun jenis-jenis hukum pidana telah di jabarkan diatas yang terdiri atas hukum pidana formil dan materil, hukum pidana objektif dan hukum pidana subjektif serta hukum pidana umum dan khusus adapun hubungan hukum pidana dengan ilmu lain telah memiliki keterkaitan sendiri-sendiri.

3.2 Kritik dan Saran

Semoga dengan adanya makalah ini pembaca mampu mengetahui lebih dalam  tentang apa itu hukum pidana tidak hanya pengertianya tapi juga tentang jenis dan sumbernya. Makalah ini dalam penyusunanya masih terdapat banyak kekurangannya oleh karena itu  penulis juga mengharapkan sebuah kritik dan saran kepada pembaca atas kekurangan dari makalah ini karena keterbatasan pengetahuan dan referensi penulis.

https://pss-sleman.co.id/camera-block-apk/