HEAD-UP DISPLAYS SYSTEMS

HEAD-UP DISPLAYS SYSTEMS

HEAD-UP DISPLAYS SYSTEMS
HEAD-UP DISPLAYS SYSTEMS

Sebuah head-up display systems, atau disingkat HUD, adalah suatu tampilan transparan yang menyajikan data tanpa mengharuskan pengguna untuk melihat dari sudut pandang biasa mereka. Asal usul nama ini berasal dari pilot yang dapat melihat informasi dengan kepala “dinaikkan” dan melihat ke depan, bukan memandang sudut bawah untuk melihat ke instrumen yang lebih rendah.
Meskipun HUD pada awalnya dikembangkan untuk penerbangan militer, HUD sekarang telah digunakan dalam pesawat komersial, mobil, dan aplikasi lainnya.

HUD of an F/A-18C

Helmet Mounted Displays (HMD) secara teknis merupakan sebuah bentuk dari HUD, perbedaannya adalah bahwa HMD menampilkan elemen tampilan yang bergerak dengan berorientasi pada kepala pengguna relatif terhadap pesawat.
Banyak pesawat tempur modern (seperti F/A-18, F-22, Eurofighter) menggunakan baik HUD maupun HMD secara bersamaan. F-35 Lightning II dirancang tanpa HUD, hanya mengandalkan pada HMD, menjadikannya pesawat tempur militer modern yang pertama yang tidak memiliki HUD tetap.

TANGIBLE USER INTERFACE
Sebuah Tangible User Interface (TUI) adalah sebuah antarmuka pengguna di mana seseorang berinteraksi dengan informasi digital melalui lingkungan fisik. Awalnya TUI dinamai sebagai Graspable User Interface, namun nama ini sekarang sudah tidak lagi digunakan.
Salah satu pelopor tangible user interface adalah Hiroshi Ishii, seorang profesor di MIT Media Laboratory yang mengepalai Tangible Media Group. Sebagian visinya untuk tangible UI, disebut Tangible Bits, yaitu untuk memberikan bentuk fisik ke informasi digital, menjadikan bit secara langsung termanipulasi dan terlihat.
Karakteristik tangible user interface antara lain :

  1. Representasi fisik digabungkan untuk mendasari komputasi informasi digital.
  2. Representasi fisik mewujudkan mekanisme untuk pengendalian interaktif.
  3. Representasi fisik digabungkan secara perseptual untuk secara aktif ditengahi representasi digital.
  4. Keadaan fisik tangible mewujudkan aspek kunci dari keadaan sistem digital.

COMPUTER VISION
Computer Vision adalah ilmu pengetahuan dan teknologi mesin yang dapat mengerti, di mana “mengerti” dalam hal ini berarti bahwa mesin mampu mengekstrak informasi dari sebuah gambar yang diperlukan untuk menyelesaikan beberapa tugas. Sebagai suatu disiplin ilmu, computer vision berkaitan dengan teori di balik sistem buatan yang mengekstrak informasi dari suatu gambar. Data gambar dapat mengambil banyak bentuk, seperti urutan video, pandangan dari beberapa kamera, atau data multi-dimensi dari scanner medis.
Sebagai disiplin teknologi, computer vision berusaha untuk menerapkan teorinya dan modelnya untuk pembangunan sistem computer vision. Contoh aplikasi computer vision mencakup sistem untuk :

  • Proses pengendalian (misalnya, suatu industri robot atau kendaraan otonom)
  • Mendeteksi peristiwa (misalnya, untuk pengawasan visual atau perhitungan penduduk)
  • Mengorganisir informasi (misalnya, untuk pengindeksan database gambar, dan urutan gambar)
  • Memodelkan objek atau lingkungan (misalnya, penyelidikan industri, analisis citra medis, atau pemodelan topografi)
  • Interaksi (misalnya, sebagai masukan ke perangkat untuk interaksi manusia dan komputer)

Sumber : https://ekonomija.org/dandy-dungeon-apk/