Beberapa Hikmah Mempelajari Sejarah Perkembangan Islam Pada Abad Modern

Beberapa Hikmah Mempelajari Sejarah Perkembangan Islam Pada Abad ModernBeberapa Hikmah Mempelajari Sejarah Perkembangan Islam Pada Abad Modern

  1. Sejarah dikemukakan dalam Al-Qur’an sebagai kisah atau peristiwa yang dialami umat manusia dimasa lalu. Orang yang tidak mau mengambil hikamh dari sejarah mendapat kecaman karena mereka tidak mendapat pelajaran apapun dan kisah dalam Al-Qur’an. Melalui sejarah, kita dapat mencari upaya antisipasi agar kekeliruan yang mengakibatkan kegagalan dimasa lalu tidak terulang di masa yang akan datang.
  2. Pelajaran yang dapat diambil dari sejarah dapat menjadi pilihan ketika mengambil sikap. Bagi orang yang mengambil jalan sesuai dengan ajaran dan petujunk-Nya, orang tersebut akan mendapat keselamatan.
  3. Pembaharuan akan memberi manfaat berupa inspirasi untuk mengadakan perubahan-perubahan sehingga suatu pekerjaan akan menjadi lebih efektif dan efisien.
  4. Dalam sejarah, dikemukakan pula masalah sosial dan politik yang terdapat dikalangan bangsa-bangsa terdahulu. Semua itu agar menjadi perhatian dan menjadi pelajaran ketika menghadapi permasalahan yang mungkin akan pengaruh gerakan modernisasi islam terhadap perkembangan islam di Indonesia.

Perjalan Peta Politik Islam Indonesia

Islam mulai memasuki wilayah politik Indonesia sejak pertama kali negara Indonesia mengadakan pemilihan umum (pemilu). Dengan cara membuat suatu wadah, yaitu mendirikan partai politik. Pada waktu itu partai yang berasaskan islam yaitu ada dua, pertama partai Masyumi dan partai NU. Melalui wadah ini umat islam memainkan perannya sebagai seorang politikus yang ingin mnanamkan nilai-nilai islam. Dalam tesisi Harun Nasution yang berjudul The Islamic State in Indonesia. The Rise Of Ideology,The Movement for its Creation and The Theory of the Masjumi. Beliau mengemukakan bahwa ada perbadaan besar antara NU dan Masyumi.kaum mdernis di dalam Masyumi pada umumnya mereka hendak membangun suatu masyarakat muslim dan sebagai akibatnya mereka mengharapkan suatu negara islam. Kelompok yang diwakili NU lebih sering memperjuangkan suatu negara sebaagai langkah pertama dan melalui negara islam ini mereka hendak mewujudkan suatu masyarakat islam. Suatu perbedaan lain adalah, bahwa mereka tidak begitu menonjol dalam pemikiran kaum Masyumi.

Perkembangan Pendidikan Islam Indonesia

Pendidikan islam adalah pendidikan yang teori-teorinya disusun berdasarkan Al-Qur’an dan Hadits. Pada awal kemerdekaan pendidikan islam dianggap sebagai musush oleh kaum penjajah. Sebab pendidikan islam kerap mengajarkan melawan akan kebatilan yang dilakukan oleh para penjajah. Kini pendidikan islam berkembang subur, laksana rumput ditanah yang luas tersiram air hujan. Tumbuh tiada terbendung.

Kemajuan dari pendidikan islam di Indonesia dapat kita lihat dari, semakin lausnya persebaran pondokpesantren, yang merupakan basis penyebaran islam di Indonesia. Sebutan pesantren hanya dipakai dipulau Jawa. Sementara di daerah lain, istilah pesantren untuk di Aceh dikenal dengan sebutan dayah, di Padang dengan istilah surau.

Disamping pesantren, lembaga formal pendidikan islam pun, mulai banyak bermunculan di Indonesia. Dari mulai Madrasah Ibtidaiyah, Madrasah Tsanawiyah, Madrasah Aliyah,dan perguruan Tinggi Islam. Walaupun dari segi kauntitas banyak, akan tetapi kalau kita melihat dari segi kualitas belum tentu sebanyak jumlahnya.


Baca juga: https://veragibbons.com/battlefield-combat-genesis-apk/