KENALI KONDISI TUBUH DARI WARNA FESES HABIS BOKER

KENALI KONDISI TUBUH DARI WARNA FESES HABIS BOKER

Warna feses mampu ungkap kondisi tubuh. Beberapa penyakit mampu ditandai bersama menyaksikan wujud dan warna feses. Hijau, cokelat, atau malah warna LGBT?

Boker adalah kesibukan mahadahsyat nikmatnya. Apalagi boker itu dikerjakan waktu telah di ujung. Keluar bersama semena-mena pada tempatnya dan kami akan merasakan kebahagian yang hakiki sebagai manusia.

Pada kesibukan boker itu tersedia satu elemen yang sering kami abaikan, yaitu perhatikan warna feses yang terlihat dari tubuh kita. Ya maklum, namanya juga feses, kotoran manusia, mana berkenan kami menyaksikan meski itu tadinya dari di dalam perut kita. Jijik dong. Namun wujud dan warna feses mampu menjadi penanda mengenai kondisi tubuh kita. Apakah kami berada di dalam kondisi prima atau tengah terkena penyakit.

Kalau kamu tengah makan disaat tengah membaca tulisan ini, tersedia baiknya kamu hentikan pernah kesibukan membacanya, karena kami akan berkata mengenai wujud dan warna feses yang melukiskan kondisi tubuh seseorang. Nah, berikut ini beberapa di antaranya.

Feses malah berenang
Feses yang sehat adalah feses yang tenggelam di kubangan dasar kloset. Jika feses kamu kok mengambang dan malah berenang ke sana kemari dan tertawa, maka itu pertanda kamu umumnya makan makanan yang tidak bernutrisi.

Feses ngambang juga mampu diambil kesimpulan usus kamu amat banyak udara. Kayak kembung gitu, agar membawa dampak feses lebih berongga dan kering. Jadinya ya mengambang. Bisa menjadi kamu kurang makan hal-hal yang berserat. Tapi ini bukan penyakit bahaya yang mesti dikhawatirkan secara berlebihan. Tinggal banyakin makan sayur atau buah-buahan, fesesmu juga akan ulang normal kok.

Feses warna cokelat
Feses yang tenggelam di kubangan dasar kloset dan berwarna cokelat merupakan feses yang sehat. Maksudnya orang yang membuang feses itu yang sehat, bukan fesesnya ya? Jadi warna terbaik dan kondisi terbaik feses adalah waktu warnanya cokelat sedikit hijau-hijau dan tenggelam. Itu berarti pencernaanmu tengah di dalam peforma terbaiknya. Top perform lah.

Feses warna hijau
Feses warna hijau ini berada di tahap terbaik di bawah warna cokelat. Warna hijau ini mampu disebabkan karena kamu umumnya makan sayur-sayuran yang memiliki kandungan klorofil. Ini serius, jangan ketawa. Kandungan feses warna hijau habis makan sayur itu beneran tersedia klorofilnya lho—jangan salah.

Selain karena sayur, feses warna hijau juga mampu karena habis minum obat. Lalu tubuh mengeluarkan efek beresiko dari obat itu menjadi bikin warnanya hijau. Ini bikin perut bersih-bersih lebih cepat daripada biasanya, agar bikin feses yang belum prima itu terlihat lebih cepat. Jadinya ya… hijau deh.

Feses warna merah
Ebuset, kayak bagian Power Rangers aja warna merah, eh jangan salah, feses pun mampu saja berwarna merah. Apalagi jikalau feses itu bercampur serupa darah. Feses warna merah mesti langsung diwaspadai meski tingkat daruratnya belum sampai pada tahap berbahaya. Biasanya jikalau warna merahnya begitu menyala gitu diakibatkan oleh darah karena wasir, ambien, polip, atau gejala sakit usus lainnya.

Akan tapi tidak cuman karena penyakit, warna merah pada feses juga mampu terjadi karena segi makanan juga. Misalnya umumnya makan tomat atau buah naga juga mampu bikin warna fesesmu menjadi warna merah.

Feses warna hitam
Nah, ini adalah tingkatan feses yang berbahaya. Kalau kamu menyaksikan fesesmu sendiri berwarna hitam pekat, kamu sebaiknya hati-hati. Meski mampu diakibatkan karena mengkonsumsi bir hitam, minuman memanfaatkan pewarna hitam yang pekat, atau suplemen zat besi yang banyak.

Jika fesesnya masih normal bentuknya dan cuma warnanya saja yang hitam sih kamu tak mesti amat khawatir, tapi jikalau telah hitam pekat dan berbau super busuk mampu menjadi kamu tengah pendaharan yang memadai kritis di bagian perut. Bisa karena maag atau yang lebih kritis kanker. Jika telah begitu, sebaiknya kamu langsung periksakan ke dokter untuk cek amannya.

Ingat jaga kebugaran itu penting. Saking pentingnya bahkan mampu diawali dari terasa rajin memerhatikan warna feses kami masing-masing. Ya nggak apa-apa, nggak usah amat jijik. Gitu-gitu juga mulanya bareng serupa kami kok.

Baca Juga :