Peraih IPK 4.00 Doktoral UNAIR Beri Tips Sukses Kuliah Sambil Bekerja

Peraih IPK 4.00 Doktoral UNAIR Beri Tips Sukses Kuliah Sambil Bekerja

Peraih IPK 4.00 Doktoral UNAIR Beri Tips Sukses Kuliah Sambil Bekerja
Peraih IPK 4.00 Doktoral UNAIR Beri Tips Sukses Kuliah Sambil Bekerja

Bekerja sembari melanjutkan pendidikan tentu bukan perkara mudah. Namun hal tersebut

tidak menghalangi Nuri Herachwati untuk menyelesaikan apa yang sudah ia mulai dengan baik. Wanita kelahiran Malang itu berhasil meraih Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) 4.00 untuk Program Doktor (S3) Ilmu Manajemen, Universitas Airlangga.

Saat ini, Nuri sapaan akrab Nuri Herachwati aktif menjadi pengajar di Departemen Manajemen, Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) UNAIR sekaligus konsultan dalam bidang manajemen serta organisasi pada sejumlah perusahaan juga lembaga pemerintahan. Meski didera berbagai kesibukan, ia tetap giat untuk segera menyelesaikan disertasinya.

“Saya menulis disertasi yang berjudul Work Life Balance Pada Generasi Y di Indonesia karena sejak dulu memiliki konsentrasi pada pembahasan tersebut. Hasilnya, ditemukan bahwa generasi Y memaknai work-life balance ketika kebutuhan terhadap kekuasaan di domain pekerjaan; kebutuhan untuk pengembangan diri; kebutuhan terhadap kualitas hidup; dan kebutuhan dukungan keluarga secara keseluruhan terpenuhi,” jelas Nuri.

Sebagai seorang akademisi, alumnus Stratchclyde University-United Kingdom,

ini juga menuntut dirinya untuk berpartisipasi dalam kegiatan penelitian, pelatihan profesional, konferensi maupun publikasi pada jurnal bertaraf internasional. Selama masa studi S3, Nuri telah melakukan publikasi sebanyak empat jurnal ke laman Scopus. Beberapa penghargaan juga pernah diraihnya seperti best presenter, best paper, dan satyalencana.
Baca Juga:

Cashback Uang Kuliah, Unair: Itu Hoax
Pakar Kedokteran Jiwa: BPJS Harus Cover Pengobatan Korban Selamat Bunuh Diri
Biozfer, Aplikasi Rintisan Mahasiswa FST untuk Permudah Saintis Peroleh Bahan Penelitian
Kepemimpinan di Surabaya Disebut Minim Kontrol
Dokter Spesialis Digaji Hingga Rp 70 Juta ke Pulau Terpencil, Siapa Mau?

“Kendala terbesar tentu time management. Ketika menempuh S3, saya menjalani peran ganda,

yakni sebagai konsultan dan mahasiswa. Tetapi yang paling diutamakan adalah kuliah serta mengurus keluarga di rumah. Selama kuliah hanya satu kali tidak hadir karena harus mengikuti konferensi di Vietnam,” terang sekretaris Forum Manajemen Indonesia dan wakil pimpinan Perhimpunan Entrepreneur Educators Indonesia tersebut.

Nuri menuturkan jika setelah ini dirinya berkeinginan untuk fokus mengajar di FEB UNAIR serta mengamalkan tri dharma perguruan tinggi berupa pendidikan, penelitian, dan pengabdian masyarakat. Sementara di bidang konsultan manajemen-organisasi, ia berharap agar dapat meningkatkan performance diri guna memenuhi kebutuhan klien.

“Saya juga memiliki tips untuk teman-teman yang sedang menempuh pendidikan, khususnya di jenjang S3. Pertama, siapkan topik disertasi sejak awal masuk kuliah. Kedua, matangkan topik disertasi selama proses perkuliahan. Dan, terakhir adalah persiapkan diri sebaik mungkin selama menjalani kegiatan pembelajaran,” tegas Nuri.

Ia berpesan, selain mempersiapkan diri untuk akademik, mahasiswa harus senantiasa berdoa dan yakin. Dukungan dari kalangan terdekat seperti keluarga maupun teman juga penting guna membangun rasa nyaman serta memotivasi diri selama berkuliah

 

Sumber :

https://www.theamericanreporter.com/unit4-erps-new-product-is-capable-of-enhancing-users-experience/