Sharing Ilmu, KRS Musleh Malaysia Kunjungi SIT Ummul Quro

Sharing Ilmu, KRS Musleh Malaysia Kunjungi SIT Ummul Quro

Sharing Ilmu, KRS Musleh Malaysia Kunjungi SIT Ummul Quro
Sharing Ilmu, KRS Musleh Malaysia Kunjungi SIT Ummul Quro

290 Pasukan Beruniform Kader Remaja Sekolah (KRS) Musleh Malaysia memenuhi Aula SMAIT Ummul Quro, kemarin (21/11).

Kedatangan mereka disambut meriah berbagai atraksi juga penampilan dari siswa SIT Ummul Quro. Mulai dari Vocal Grup SDIT, Tari Saman SMAIT, Wushu SMPIT, Thifan SMAIT hingga tak ketinggalan atraksi menegangkan dari ekstrakulikuler panahan SMAIT.

Dikatakan Timbalan Pengerusi KRS Musleh, Soleh Bin Senafi, kedatangan mereka merupakan tindak lanjut dari Kemah Nasional di Cibubur pekan lalu.

“Setelah Kemnas kami berencana melakukan Edutrip ke SMAIT Ummul Quro.

Mempelajari lebih, soal sistem pembelajaran di sini, juga bisa sharing ilmu. Sebab pendidikan di UQ ini sudah terkenal, jadi kami mengambil contohnya di sini untuk kita bisa aplikasikan di KSR Musleh nantinya,” kata Soleh.

Semisalnya, kata Soleh, ilmu yang bisa dipelajari dan diterapkan di KRS Musleh semisalnya soal kerohanian, pembinaan dan pembentukan karakter siswa. “Karena di KRS Musleh hampir sama metode pembelajarannya, kemandirian juga menjadi hal yang penting,” ungkap Soleh.

Sementara itu, Mohammad Rezki Ihsani (15), siswa KRS Musleh merasakan sambutan yang hangat saat menginjakkan kakinya di SMAIT Ummul Quro. Lokasinya yang jauh dari jalan raya membuat suasana sekolah menjadi tidak bising, dan kata Rezki hal itu yang menjadi salah satu keunggulan sehingga proses pembelajaran bisa lebih maksimal.

“Siswa disini juga ramah-ramah dan ceria. Setidaknya ilmu yang bisa saya bawa ke Malaysia

nanti soal suasana yang baik, ukhuwah atau persaudaraan yang berlandaskan kerjasama, dengan siapapun, tidak mengenal perbedaan,” katanya.

Di lokasi yang sama, Puteri Nurul Aini (16), siswi KRS Musleh mengaku terkesan dengan SMAIT Ummul Quro yang juga memiliki metode pembelajaran khusus dengan Al Quran.

“Yang saya tahu kan Gontor. Ternyata disini juga ada sekolah yang mempelajari Al Quran, nanti mungkin bisa berbagi atau bertukar informasi soal pembelajarannya dengan siswa-siswa disini,” urainya.

Ketua Panitia, Ahmadi menuturkan, sebelum kedatangan ratusan siswa KRS Musleh,

sebelumnya SMAIT Ummul Quro telah lebih dulu dikunjungi oleh para guru-guru. “Istilahnya survei, terus bawa anak-anaknya kesini,” katanya.

Ahmadi juga mengatakan, lewat deretan penampilan ekstrakulikuler SIT Ummul Quro, pihaknya ingin agar rombongan KRS Musleh merasa nyaman dan bisa berinteraksi baik dengan seluruh warga SMAIT Ummul Quro.

“Studi banding pembelajaran disini sudah didapatkan saat kunjungan awal, yaitu soal pembinaan akhlak, ekskul dan kurikulum. Kalau dari mereka sendiri, sepertinya soal pembelajaran Al Quran, kami ingin memperkaya metodenya, menghafal, menanamkan kecintaan kepada Al Quran, kalau ada yang menarik kenapa tidak diadopsi,” bebernya. (wil/c)

 

Sumber :

https://jeffmatsuda.com/