DPRD Akan Kunjungi SMP Laksanakan UNBK

DPRD Akan Kunjungi SMP Laksanakan UNBK

DPRD Akan Kunjungi SMP Laksanakan UNBK
DPRD Akan Kunjungi SMP Laksanakan UNBK

Komisi II DPRD Kota Ambon akan mengunjungi sejumlah sekolah tingkat SMP

di daerah ini yang siap melaksanakan ujian nasional berbasis komputer (UNBK).

“Kita sudah mengagendakan untuk ke sekolah-sekolah yang akan melaksanakan UNBK, sesuai dengan kesepakatan dari hasil pertemuan Dinas Pendidikan dan Olahraga (Disdikor) Kota Ambon, ” kata Ketua Komisi II DPRD Kota Ambon, Lucky Nikijuluw di Ambon, Rabu (15/3).

Dia mengatakan, Komisi II DPRD Kota Ambon juga berkepentingan untuk mengundang Disdikor melakukan pertemuan guna mempertanyakan masalah-masalah yang terkait dengan kesiapan para siswa kelas III SMP sebagai kesiapan menghadapi UNBK nantinya.

Komisi pastinya meninjau kesiapan 13 sekolah tingkat SMP yang akan melaksanakan UNBK

. Komisi siap mendengar keluhan apa saja yang dihadapi terkait dengan persiapan menghadapi UNBK untuk tingkat SMP dilaksanakan pada akhir April 2017.

Dia mengemukakan, awalnya informasi yang diterima Komisi II dari Dinas Pendidikan setempat pada rapat dengar pendapat pada Januari 2017 hanya 10 sekolah saja yang diusulkan.

Namun, tiga sekolah yang sudah melaksanakan UNBK pada tahun ajaran 2016 yakni SMP Lentera, SMP negeri 3 dan SMP 6. Itu berarti tahun 2017 ada 13 sekolah yang akan melaksanakan UNBK.

Sedangkan 10 sekolah lainnya yang diusulkan Disdikor Kota Ambon yakni SMP

Negeri 1, 2,4,9,10,13, 14, SMP Kristen, YPKPM, SMP Alwatan dan SMP Xaverus.

“Waktu pelaksanaan sudah semakin dekat karena itu sekolah-sekolah tersebut harus mempersiapkan segala sesuatu yang terkait dengan UNBK, ” ujarnya.

Jadi sekolah-sekolah harus mempersiapkan semua fasilitas terkait dengan UNBK, lanjutnya. Bahkan Komisi II juga sudah mengagendakan untuk pertemuan dengan pihak Telkomsel dalam menyediakan fasilitas internet.

Lucky memandang perlu memintakan pihak Telkomsel untuk turut mendukung pelaksanaan UNBK di Kota Ambon terutama persiapan jaringan agar dalam pelaksanaan ujian anak-anak kita tidak akan terganggu dengan masalah internet.

 

Sumber :

https://lakonlokal.id/sejarah-jokowi/