Staedtler Indonesia Dukung Pendidikan Anak Disabilitas

Staedtler Indonesia Dukung Pendidikan Anak Disabilitas

Staedtler Indonesia Dukung Pendidikan Anak Disabilitas
Staedtler Indonesia Dukung Pendidikan Anak Disabilitas

Staedtler mendukung perkembangan pendidikan di Indonesia, terutama bagi anak-anak

penyandang disabilitas. Salah satu upaya yang dilakukan, melalui kegiatan berbagi kebaikan #KaryaBaik Staedtler bersama Dompet Dhuafa.

Selama bulan Februari hingga April 2019, lebih dari 19.000 peserta di 23 kota sudah berpartisipasi dalam kegiatan ini. #KaryaBaik Staedtler bukan hanya sekedar lomba mewarnai biasa. Lebih dari itu, setiap partisipan yang mengikuti kegiatan ini, berarti memberikan donasi sebesar Rp 1.500 kepada anak disabilitas di Indonesia.

Staedtler Indonesia

Head of Marketing Staedtler Indonesia, Pramesti Yulfia, mengatakan, animo masyarakat Indonesia

yang tinggi membuat pihaknya bersemangat untuk terus berbagi kebaikan. Terlebih, hasil riset Wearesosial Hootsuite yang dirilis pada bulan Januari 2019 menunjukkan, pengguna media sosial di Indonesia mencapai 56 persen dari total populasi.

“Berdasarkan hal tersebut, kami ingin mengajak lebih banyak lagi masyarakat untuk ikut serta menjadi bagian dari gerakan berbagi kebaikan dengan aktivitas digital #KaryaBaik Staedtler secara mudah melalui media sosial,” kata Pramesti Yulfia kepada Beritasatu.com, Selasa (23/7/2019).

Adapun cara untuk mengikuti kompetisi #KaryaBaik Staedtler di media sosial adalah

dengan mengikuti atau follow Instagram @staedtlerid dan like postingan #KaryaBaik Competition Staedtler. Upload hasil karya yang sudah jadi sesuai dengan tema bulanan yang telah ditentukan.

“Setiap karya yang diunggah di media sosial dengan menggunakan hashtag #KaryaBaik, hashtag sesuai dengan tema bulanan Staedtler, dan mention ke akun Staedtler nantinya langsung dihitung sebagai donasi serta berkesempatan untuk memenangkan hadiah,” jelas Pramesti.

Menurut Pramesti, kegiatan berbagi kebaikan di media sosial melalui #KaryaBaik Staedtler ini dapat diikuti oleh berbagai kalangan yang ingin berbuat baik kepada sesama.

“Kegiatan berupa lomba mewarnai ini tidak dilihat dari seberapa bagusnya hasil karya para peserta. Namun, seberapa besar niat keinginan untuk berbagi kepada anak disabilitas Indonesia yang membutuhkan uluran tangan kita secara lebih. Semangat inilah yang ingin Staedtler ciptakan kepada masyarakat Indonesia,” tandas Pramesti.

 

Baca Juga :