Disdik Beralasan Keterbatasan Kuota Satu Diantara Pemicu Kisruh PPDB 2018

Disdik Beralasan Keterbatasan Kuota Satu Diantara Pemicu Kisruh PPDB 2018

Disdik Beralasan Keterbatasan Kuota Satu Diantara Pemicu Kisruh PPDB 2018
Disdik Beralasan Keterbatasan Kuota Satu Diantara Pemicu Kisruh PPDB 2018

Penyelenggaraan penerimaan peserta didik baru (PPDB)

di Kota Bandung sudah selesai. Namun, hingga saat ini polemik akibat PPDB masih belum usai.

Satu diantara yang menjadi cikal bakal permasalahan yaitu ketersedian kuota di sekolah-sekolah negeri yang terbatas.

Panita PPDB Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Bandung, Edy Suparjoto mengatakan ketersediaan kursi di Kota Bandung untuk SMPN Negeri yaitu 16.022 kursi untuk calon peserta.

Adapun dalam PPDB tahun ini tercatat ada sekitar 21.122 pendaftar

berdasarkan data penyediaan kuota kursi masuk sekolah negeri di Kota Bandung tersebut, tercatat 5.096 pendaftar tidak diterima.

“Kuota kursi untuk 16.022 calon peserta didik jenjang SMP ini merupakan angka maksimal yang bisa disediakan Kota Bandung. Artinya kalau melihat kursi penyediaan kuota kursi PPDB di Kota Bandung itu sudah maksimal untuk bisa masuk ke sekolah negeri,” ucapnya saat dihubungi RMOLJabar, Kamis, (12/7/18).

Edy mengklaim, pihaknya sudah melakukan beberapa upaya

penambahan kuota untuk PPDB tahun ini.

Satu diantaranya, yaitu pengalihan fungsi beberapa ruangan di sekolah untuk dijadikan kelas atau ruang belajar mengajar.

“Contohnya lab, perpustakaan, sudah banyak dijadikan ruang kelas, artinya ini semua untuk pengadan pelayanan terbaik yang kami miliki,” pungkasnya.

Perlu diketahui, hingga saat ini protes dari berbagai pihak masih terus mengalir ke kantor Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Bandung. Puluhan orang tua dan LSM setiap hari mendatangi Kantor Dinas Pendidikan Kota Bandung yang tidak puas akan PPDB tahun 2018.

 

Baca Juga :