Kerajaan Assyiria

Kerajaan Assyiria

Kerajaan Assyiria
Kerajaan Assyiria

Kerajaan Assyiria ( 1350 Bc – 627 BC )

            Bangsa Assyiria yang tinggla dihulu Sungai Eufrat dan Tigris berusaha untuk menguasai daerah Mesopotamia. Selama beberapa tahun bangsa Assyiria melawan bangsa Sumeria dan Akadia  sehingga berhasil memenangkan perperang. Pusat kota kerjaan Assyiria adalah kota Niveh ditepi Sungai Eufrat dan Tigris.  Kerajaan Assyria mencampai  puncak kejaan pada masa Raja Arshubanipal II. Dimana ia berhasil membuat perpustakaan tertua dunia yang mampu menampung 22.000 tablet yang terbuat dari lempeng tanah yang berisi tentang masalah agama, sastra, pengobatan, Matematika, ipa dll. Salasatu buku yng terkenal yaitu gilgamesh yang isinya tentang pencibtaan dunia dan percikan banjir besar pada masa Nabi Nuh .Dearah kekuasanya sampai ke Asia Depan bahkan sampai Lembah Sungai Nil. Wilayah kerajaan dibagi perporovinsi, setip provinsi dipimpin oleh gubernur yang betanggung jawab kepada raja. Untuk memperlancar hubungan ini dibangunlah jalan raya. Daerah – daerah bawahan kerajaan Assyiria  harus membayar upeti yang berupa perak, emas batu permata dan gading.

 

Pada tahun 626 kerajaan Assyria

mulai mundur dan Bansa Chaldea ( yang berkembang di Mesopotamia Selatan ( bekas kekuasaan babylonia lama bangkit kembali pada tahun 612 BC). Yang dahulunya berhasil melepaskan diri dari bangsa Assyiria membentuk imperium baru kemudian  Bangsa Babylonia berhasli mendudki kota Ni Niveh.

 

Raja yang pernah berkuasa di kerajan Assyria adalah

  raja sargon II  ( berhasi menaklukan kerajaan sumeria ) raja Sennzcherib ( anak raja sargon II yang berhasil meluaskan wilayah dengan menaklukan pantai barat Asia kecil sampai mesir ). Raja Arshubanipal ( Cucu raja Sennzcherib )  yang berhasil membuat perpustakaan di kota Ni Niveh.

Sumber : https://topsitenet.com/article/213046-definition-of-text-review-and-examples/