Ini Alasan DPR Desak Pemerintah Kembalikan Organisasi Ekstra Kampus

Ini Alasan DPR Desak Pemerintah Kembalikan Organisasi Ekstra Kampus

Rawat Kebhinekaan, Mahasiswa Siskal ITS Ujian Pakai Baju Adat
Rawat Kebhinekaan, Mahasiswa Siskal ITS Ujian Pakai Baju Adat

Wakil Ketua Komisi XI DPR RI, Reni Marlinawati meminta pemerintah mempertimbangkan kembali masuknya organisasi ekstra kampus. Di antaranya seperti HMI, PMII, IMM, GMNI, PMKRI, hingga GMKI.

Menurut Reni, ekssitensi organisasi tersebut sangat penting untuk membendung paham radikalisme di kampus.

“Kembalikan ke dalam lingkungan perguruan tinggi dengan batasan-batasan yang tidak meninggalkan entitas sebagai organ ekstra kampus,” ujar Reni melalui keterangan tertulisnya, Kamis (7/6).

Reni menambahkan pelibatan organ ekstra kampus dalam kegiatan di intra kampus sangat penting

, untuk memastikan dialektika di internal mahasiswa berjalan dinamis dan sehat.

Reni juga mendesak Kementerian dan Lembaga seperti Kemenristek Dikti dan Kemenpora, agar tidak terjebak dengan program seremonial. “Atau yang jauh dari substansi penguatan pemahaman kebangsaan yang holistik di lingkungan mahasiswa,” ungkapnya.

Sebelumnya, Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti)

Mohamad Nasir akan mengumpulkan seluruh rektor perguruan tinggi. Hal itu terkait laporan Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) ada tujuh kampus yang terpapar paham radikal.

Pertemuan dengan tujuh rektor ini akan menyiapkan beberapa langkah strategis yang disusun dalam cetak biru (blue print). Salah satunya perbaikan kurikulum perkuliahan.

BNPT beberapa waktu lalu menyebutkan, sebanyak tujuh kampus ternama yakni Universitas Indonesia

(UI), Institut Teknologi Bandung (ITB), Institut Pertanian Bogor (IPB), Universitas Diponegoro (Undip), hingga Insitut Teknologi Surabaya (ITS), Universitas Airlangga (Unair), dan Universitas Brawijaya (UB) terpapar radikalisme.

 

Sumber :

https://icanhasmotivation.com/kata-penghubung/