Kasau : TNI butuh Pamen yang kapasitas dan kapabilitasnya dapat diandalkan

Kasau : TNI butuh Pamen yang kapasitas dan kapabilitasnya dapat diandalkan

Kasau TNI butuh Pamen yang kapasitas dan kapabilitasnya dapat diandalkan
Kasau TNI butuh Pamen yang kapasitas dan kapabilitasnya dapat diandalkan

KBB-Penseskoau, Rabu (16/01). Komandan Seskoau Marsda TNI Donny Ermawan

T., M.D.S. secara resmi membuka pendidikan Sekolah Staf dan Komando Angkatan Udara (Seskoau) Angkatan ke-56 Tahun Pelajaran 2019 di Bangsal Srutasala Kampus Seskoau Lembang, Bandung, Rabu (16/01/2019). Upacara pembukaan pendidikan ditandai dengan penyematan tanda siswa oleh Danseskoau kepada perwakilan Perwira Siswa Mayor Pnb Made Yogi Indra Prabhowo dari Skadron Udara 12 Lanud Rusmin Nuryadin Pekanbaru.

Kepala Staf Angkatan Udara (Kasau) Marsekal TNI Yuyu Sutisna, S.E., M.M. dalam sambutanya yang dibacakan Komandan Seskoau Marsda TNI Donny Ermawan T., M.D.S. mengatakan bahwa pendidikan Seskoau akan mengarahkan para Perwira Siswa menuju proses pengembangan diri sebagai kader pimpinan TNI AU dan TNI AU yang memiliki wawasan integratif. Hal ini dimaksudkan agar setiap alumni Seskoau memiliki kesamaan visi, misi, persepsi dan interpretasi dalam melaksanakan tugas di masa yang akan datang jelas Kasau.

Dikatakan lebih lanjut oleh Kasau TNI AU dan TNI

sangat membutuhkan Perwira Menengah yang memiliki kapasitas dan kapabilitas yang dapat diandalkan. Jika seorang Pamen tidak memiliki kemampuan yang diperlukan untuk mendukung kedinasan, maka sulit untuk mencari tempat bagi Pamen tersebut.

“Kasau berharap 20 tahun yang akan datang, diantara para siswa nantinya akan ada yang berdiri di tempat ini, untuk memimpin TNI AU dan TNI atau angkatan bersenjata negara sahabat yang akan datang,” pungkasnya.

Pendidikan Seskoau Angkatan ke-56 TP 2019 diikuti 132 orang Perwira Menegah

(Pamen) atau Perwira Siswa (Pasis) yang berasal dari TNI AU 121 orang termasuk 8 orang Wanita Angkatan Udara (Wara), dan Siswa tamu dari TNI AD 2 orang, TNI AL 2 orang serta Perwira Siswa dari Negara Sahabat sebanyak 7 orang yang berasal dari Australia, Arab Saudi, India, Korea Selatan, Malaysia, Pakistan, dan Singapura.

 

Sumber :

https://blogs.itb.ac.id/indonesia/2019/04/02/cara-mendidik-anak-agar-tidak-jadi-pemalu/